Kamar Mandi Minimalis


Kamar Mandi Minimalis
Kamar mandi berkonsep minimalis kerap dihadirkan di rumah yang sempit, karena memang konsep minimalis sangat membantu pemilik rumah tersebut untuk tetap bisa memiliki kamar mandi yang bersih dan berfungsi dengan baik. Dalam setiap rumah, kamar mandi tentu sangat penting keberadaannya, setidaknya setiap rumah harus memiliki 1 kamar mandi.
Karena memang kamar mandi minimalis tidak membutuhkan ruangan yang begitu lebar maka sebenarnya setiap kamar tidur utama hendaknya juga dilengkapi dengan kamar mandi. Meskipun demikian sebenarnya anda juga masih bisa menerapkan konsep minimalis namun dengan nuansa yang lebih mewah dan lengkap, misalnya saja dengan tetap menghadirkan bathtub selain tetap juga menggunakan shower.
Bagi anda yang tertarik untuk menempatkan bathtub di dalam kamar mandi minimalis, berikut ini adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam hal pemilihan bathtub.
• Luas ruangan kamar mandi
Untuk diketahui bahwa bathtub memiliki model yang beraneka ragam sehingga bisa disesuaikan dengan ukuran luas dari kamar mandi minimalis. Beberapa jenis bathtub yang ada di pasaran adalah streamline yang mana untuk model ini banyak dipilih untuk jenis kamar mandi minimalis yang sempit, sebab bathtub model streamline memang cenderung lebih fleksibel dan bisa diletakkan pada sudut kamar mandi.
Ada juga model bathtub lain yaitu freestanding bathtub yakni jenis bathtub yang lebih sesuai jika diletakkan pada kamar mandi dengan ukuran ruangan yang lega.
Dengan memetakan luas kamar mandi maka anda akan lebih mudah ketika ingin memilih jenis maupun ukuran bathtub.
• Material bathtub
Memilih bathtub tidak hanya terpaku pada ukuran dan modelnya saja melainkan juga dari material yang digunakan, sebab material dari bathtub akan sangat mempengaruhi tingkat kenyamanan maupun daya tahan dari perabotan kamar mandi ini.
Ada 3 jenis material bathtub, diantaranya adalah akrilik, fiberglass dan porselen. Bathtub yang terbuat dari material akrilik adalah jenis bathtub yang paling direkomendasikan, sebab akrilik memiliki sifat yang kuat dan merupakan wadah yang sangat baik untuk membuat air hangat tetap terjaga temperaturnya dalam waktu yang lama, sehingga sangat sesuai bagi anda yang kerap berendam dengan air hangat. Disamping itu akrilik juga tidak mudah kotor sehingga untuk penggunaan jangka panjang, bathtub berbahan akrilik akan lebih direkomendasikan.
Material selanjutnya adalah fiberglass, keunggulan dari material ini adalah sifatnya yang ringan dan lentur sehingga memiliki bentuk yang baik, hanya saja fiberglass akan mudah mengalami kerusakan karena tidak tahan terhadap goresan.
Yang selanjutnya adalah material porselen, yang memang sangat populer di Indonesia. Bathtub dengan material porselen memiliki karakter yang hampir mirip dengan akrilik, sehingga masih bisa dijadikan alternatif lain jika anda tidak bisa menjumpai bathtub bermaterial akrilik.
• Tingkat kedalaman
Fungsi utama dari bathtub adalah untuk berendam dan biasanya digunakan oleh orang dewasa, tingkat kedalaman dari bathtub akan sangat mempengaruhi kenyamanan saat berada di dalamnya. Idealnya bathtub harus memiliki kedalaman antara 18 hingga 22 inci karena kedalaman tersebut sudah merupakan tingkat kedalaman yang pas bagi orang dewasa.
selain berpengaruh pada kenyamanan, kedalaman bathtub juga akan berpengaruh pada kerapian kamar mandi sebab jenis bathtub yang tidak terlalu dalam akan membuat air mudah tumpah dan membasahi area sekitar kamar mandi.
• Fitur bathtub
Pada perkembangannya bathtub tidak hanya digunakan untuk berendam saja melainkan juga untuk aktivitas lain seperti membersihkan tubuh sehingga saat ini bisa dijumpai beberapa jenis bathtub yang dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan, tentu saja dengan adanya fitur tersebut akan mempengaruhi harga yang harus anda bayarkan. Oleh karena itu memilih jenis bathtub sesuai dengan kebutuhan akan jauh direkomendasikan jika memang Anda membutuhkan teknologi yang lebih canggih pada perangkat kamar mandi tersebut, maka menggunakan bathtub dengan fitur tambahan adalah bersifat optional.
Setelah anda mengetahui tips-tips memilih bathtub yang tepat untuk kamar mandi minimalis Anda, maka tentunya anda sudah bisa memahami bahwa sebenarnya kamar mandi minimalis yang tidak terlalu luas juga masih bisa memiliki bathtub yang nyaman dan bisa digunakan untuk berendam.
Selanjutnya kamar mandi yang dilengkapi dengan bathtub biasanya juga didesain dalam model kamar mandi yang memiliki dua area berbeda yaitu area kering dan area basah. Konsep ini merupakan konsep yang cukup populer di era modern seperti saat ini karena kamar mandi yang selalu basah bukanlah hal dianggap wajar, karena mandi minimalis modern selalu terjaga kelembabannya sehingga lantai kamar mandi tidak serta-merta selalu dalam kondisi licin karena tergenang air.
Area basah dan area kering pada kamar mandi memiliki fungsi yang berbeda, untuk area basah tentu saja digunakan untuk kegiatan yang sangat berkaitan dengan air sehingga di area ini bisa anda isi dengan shower, bak mandi dan bathtub, Anda bisa memilih salah satu diantara ketiga alat saniter tersebut namun rata-rata untuk kamar mandi minimalis akan lebih memilih menggunakan shower dan juga bathtub dalam satu area atau bisa salah satunya saja. Untuk area basah ini memang cenderung selalu dalam kondisi lembab oleh karena itu perbedaan jenis keramik antara area basah dan kering di kamar mandi juga harus dipikirkan lebih matang.
Mengingat bahwa area basah identik dengan air maka pemilihan keramik dengan tekstur sedikit kasar akan lebih bagus agar nantinya lebih meningkatkan keamanan, disamping itu untuk area basah ini sebaiknya juga mendapatkan suplai cahaya matahari yang lebih maksimal agar nantinya tingkat kelembabannya tidak terlalu berlebihan caranya adalah dengan menggunakan atap dengan material kaca transparan agar nantinya sinar matahari bisa langsung menembus pada area tersebut.
Kemudian untuk area kering memang identik dengan kegiatan di kamar mandi yang tidak harus selalu bersentuhan dengan air secara berlebihan area kering ini juga bisa dijadikan sebagai area powder room yang berguna untuk merapikan riasan ataupun untuk memakai baju, di area kering Ini bisa juga diletakkan kloset ataupun wastafel sehingga masih tetap memiliki fungsi utama sebagai tempat untuk membersihkan diri.
Antara area kering dan area basah pada kamar mandi biasanya dibatasi dengan partisi berupa pintu kaca ataupun bahkan hanya dengan membedakan warna keramik dari masing-masing area tersebut, terkait dengan hal ini luas area kering dan area basah juga sedikit berbeda dan sebenarnya bergantung pada selera pemilik kamar mandi tersebut ada kalanya area basah dibuat dengan luas yang lebih maksimal dibandingkan area kering namun ada juga yang sebaliknya.
Untuk Anda yang menginginkan kesan lebih mewah pada kamar mandi minimalis, di area kering juga bisa anda tempatkan sofa untuk digunakan sebagai tempat bersantai sejenak misalnya saja ketika ingin menggunakan lulur mandi sehingga akan terasa lebih nyaman.