Mahasiswa PENS Ciptakan Aplikasi Dokter dan Satpam Untuk Mobil

29 views

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 3 tahun terakhir, setiap harinya kurang lebih 75 korban meninggal dunia akibat kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia dan 11% diantaranya terjadi pada mobil. Terjadinya kecelakaan kendaraan bermotor salah satunya diakibatkan oleh kelalaian pemilik terhadap kondisi kendaraan hingga tingkat kesehatan kendaraan. Hal ini mendorong produsen mobil mulai membuat sistem keamanan terbaik pada setiap mobil yang akan diproduksi. Akan tetapi hingga saat ini, para produsen mobil belum membekali fitur sistem keamanan tingkat tinggi pada mobil LCGC (Low Cost Green Car). Indonesia merupakan negara berkembang yang hampir sebagaian besar pengguna mobil type LCGC, dengan kata lain mobil yang mereka miliki belum dibekali teknologi khusus untuk mencegah kecelakaan mobil.

Dari permasalahan tersebut maka akan dibuat solusi melalui sebuah alat yang diberi nama “CRISNA”. Alat ini mampu memberikan informasi kesehatan mobil serta memudahkan pengguna untuk mengetahui kondisi mobil sedini mungkin melalui perangkat head unit sehingga lebih efektif dan efisien secara langsung tanpa perlu ke tempat service mobil sekalipun. Selain itu dengan dilengkapi juga fitur navigasi untuk tercepat dan tracking mode melalui Speech Recognition yang memudahkan kita untuk melakukan pencarian lokasi atau tempat tanpa perlu mengganggu saat berkemudi karena harus mengetik secara manual. Kemudian adanya tombol SOS yang yang dapat mengirimkan notifikasi kepada keluarga korban dan kepolisian melalui SMS jika terjadi hal yang tidak diinginkan saat berkendara.

CRISNA

CRISNA berupa head unit yang ditanamkan (embedded) pada dashboard mobil yang terhubung dengan On-board Diagnostics (OBDv2) melalui bluetooth. OBD memberikan status 1.) Memonitor adanya kerusakan pada sistem mobil, 2.) Efisiensi bahan bakar, 3.) Kecepatan kendaraan, 4.) Putaran mesin (RPM), 5.) Perbandingan campuran udara dan bahan bakar, dan 6.) Besarnya bukaan pada Throttle Body. Kemudian pada head unit ditambahkan juga komponen GPS (Global Positioning System) sebagai navigaasi dan identitas posisi kendaraan serta GSM Modem agar dapat terinterkoneksi ke server Big Data yang nanti diolah secara online menggunakan multiplatform.

Diharapkan dengan alat ini, dapat membantu pengguna mobil dalam berkendara lebih aman dan nyaman dalam penggunaan yang lebih efektif dan lebih efisien. Serta diharapkan juga turut mengurangi angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas dan keterlambatan pertolongan pertama pada korban.


Leave a reply "Mahasiswa PENS Ciptakan Aplikasi Dokter dan Satpam Untuk Mobil"